Remember that, i’m..


Potongan demi potongan adegan masalalu, terbesit dalam lamunan ku. Potongan yang berjalan seperti roll-film yang di putar ‘rewind’, semakin cepat dan semakin cepat. Semakin cepat seakan menyeretku kedalam lorong waktu. Terlihat sebuah adegan di saat sebuah harapan untuk pertama kali tertuang dalam kisah klise. Sebuah potongan kesedihan untuk pertama kalinya merasakan sakit batin.

Prologue,
Sebuah jawaban diatas pembenaran, yang sampai saat ini masih terbendung. Tak ternilai namun berharga. Bagi sebagian orang waras, Mungkin melupakan adalah hal yang sebenar-benarnya untuk dilakukan. Tidak ada istilah mengingat apalagi mengenang. Sebuah pernyataan yang akhirnya, menghentikan langkahku untuk terus maju, Mengejar, ya mengejar.

Tak satupun kata bisa terucap saat itu, tak ada yang bisa di ungkapkan. Hanya bisa berspekulasi dan bertanya. Bahkan, Untuk sampai saat ini. Masih anyak pertanyaan demi pertanyaan. Seperti memang tidak pantas untuk di jawab, fikirku. Tapi semua spekulasi ini mmasih terngiang di kepala, masih mau merasakan sakitnya merasakan dan melupakan. Tak ada yang berubah, hidup ini yang berubah.

Satu dua bahkan puluhan usaha sudah dilakukan, Tetap tak perubahan. Tapi, perubahan ini yang membuat nya tak pernah berubah. Laksana sebuah air yang sudah berubah warna tapi namanya tetap air. Hanya berubah sampul dan sedikit tambahan nama. Dari air bersih menjadi air keruh.

Tapi itu hanya nama, Makna sesungguhnya sama saja. Masih teringat sebuah kata yang seharusnya tidak peru di ucapkan, STAY AWAY FROM ME. Membuat kenyataan berbalik menyerang ku, tak bisa menghindar. Walau nyatanya kami sudah tak pernah saling bertatap sejak lama.

STAY AWAY FROM ME” Mungkin ini lah jawaban atas pertanyaan yang selama ini tersirat. Masih ada waktu untuk merubah segalanya. Mungkin ini cocok untuk jadi judul sebuah tulisan atau bahasan. Tapi, di setiap tanda baca dan kalimat yang tertulis, tidak memungkinkan untukk mengingat kata-kata dan ekspresinya untuk terkahirn kali.

Ada sebuah pernyataan yang cukup meninggikan dirinya dan mengucilkan diriku,

I’m sorry,, I have listen to my parents. I hope you forget all of me, our memories. Forget me please”

Remember that i’m…

I don’t want to forget that memories…